Bahasa adalah alat komunikasi lingual manusia, baik secara lisan maupun
tertulis. Hal ini merupakan fungsi dasar bahasa yang tidak dihubungkan dengan
status dan nilai-nilai sosial. Sering kali
pada konteks ilmiah bahasa diartikan sebagai buah pikir penulis, sebagai hasil
dari pengamatan, tinjauan, penelitian yang dilakukan oleh si penulis tersebut
pada ilmu pengetahuan tertentu. Dalam konteks karya ilmiah isi dari karya ilmiah
harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam penulisan
dan tata bahasanya. Ragam bahasa ini mengikuti kaidah bahasa baku untuk
menghindari ambiguitas makna.dalam karya tulis ilmiah sedapatnya tidak
mengandung bahasa yang terlalu kontekstual seperti ragam bahasa jurnalistik.
Tujuannya agar karya ilmiah tersebut dapat dibaca oleh pembaca tidak dalam
bersifat konteks saja namun bisa juga secara abstrak. Masalah imiah biasanya
menyangkut hal yang sifatnya abstrak atau konseptual yang sulit dicari alat
peraga atau analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan hal semacam
itu, diperlukan struktur bahasa dan kosakata yang canggih.